{"id":929,"date":"2026-05-17T00:59:47","date_gmt":"2026-05-17T00:59:47","guid":{"rendered":"https:\/\/sambelsetanhajinawi.id\/update\/?p=929"},"modified":"2026-05-17T00:59:47","modified_gmt":"2026-05-17T00:59:47","slug":"kelezatan-resep-balado-terong-tips-dan-trik-membuatnya-lebih-sempurna","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/sambelsetanhajinawi.id\/update\/kelezatan-resep-balado-terong-tips-dan-trik-membuatnya-lebih-sempurna\/","title":{"rendered":"Kelezatan Resep Balado Terong: Tips dan Trik Membuatnya Lebih Sempurna"},"content":{"rendered":"<h1>Kelezatan Resep Balado Terong: Tips dan Trik Membuatnya Lebih Sempurna<\/h1>\n<p>Balado terong adalah salah satu hidangan khas Indonesia yang kaya akan rasa. Kombinasi antara terong yang digoreng dan sambal balado yang pedas memberikan sensasi rasa yang unik dan lezat. Hidangan ini tidak hanya disukai di Sumatera Barat, asal sambal balado, tetapi juga di seluruh nusantara. Artikel ini akan membahas cara membuat balado terong yang lezat serta tips dan trik untuk menyempurnakan hidangan ini.<\/p>\n<h2>Sejarah Sambal Balado<\/h2>\n<p>Sebelum masuk ke resep, penting untuk mengetahui asal-usul sambal balado. Sambal ini berasal dari Sumatera Barat dan dikenal dengan rasa pedas dan keharuman bumbu khas yang menggugah selera. Sambal balado umumnya digunakan untuk berbagai jenis protein, seperti ayam, ikan, dan daging, serta sayuran seperti terong.<\/p>\n<h2>Bahan-Bahan Dasar<\/h2>\n<p>Untuk membuat balado terong yang sempurna, berikut adalah bahan-bahan yang diperlukan:<\/p>\n<ul>\n<li>3 buah terong ungu, potong menjadi beberapa bagian<\/li>\n<li>Minyak goreng secukupnya<\/li>\n<li>Garam secukupnya<\/li>\n<li>2 lembar daun jeruk, buang tulangnya<\/li>\n<\/ul>\n<h3>Bahan Sambal:<\/h3>\n<ul>\n<li>10 buah cabai merah keriting<\/li>\n<li>5 buah cabai rawit merah (opsional jika ingin lebih pedas)<\/li>\n<li>5 siung bawang merah<\/li>\n<li>3 siung bawang putih<\/li>\n<li>1 buah tomat merah<\/li>\n<li>1 sdt gula pasir<\/li>\n<li>Garam secukupnya<\/li>\n<li>1 sdt air jeruk nipis<\/li>\n<\/ul>\n<h2>Langkah-Langkah Membuat Balado Terong<\/h2>\n<h3>1. Persiapan Terong<\/h3>\n<p>Potong terong sesuai selera, bisa memanjang atau bulat-bulat. Taburi sedikit garam dan diamkan selama kurang lebih 15 menit. Langkah ini bertujuan untuk menghilangkan rasa pahit dari terong. Setelah itu, bilas dengan air bersih dan tiriskan.<\/p>\n<h3>2. Penggorengan Terong<\/h3>\n<p>Panaskan minyak dalam jumlah cukup banyak. Goreng potongan terong hingga matang dan berwarna kecokelatan. Angkat dan tiriskan. Penggorengan yang tepat penting agar terong tidak terlalu berminyak tetapi tetap lembut di dalam.<\/p>\n<h3>3. Menyiapkan Sambal Balado<\/h3>\n<p>Haluskan cabai merah, cabai rawit (jika digunakan), bawang merah, dan bawang putih. Anda dapat menggunakan ulekan agar tekstur sambal lebih otentik. Potong tomat menjadi beberapa bagian dan haluskan bersama bumbu lainnya. <\/p>\n<h3>4. Memasak Sambal<\/h3>\n<p>Panaskan sedikit minyak dalam wajan, masukkan bumbu yang telah dihaluskan dan tumis hingga harum. Tambahkan daun jeruk untuk aroma yang lebih segar. Setelah bumbu matang, masukkan gula dan garam secukupnya, aduk rata.<\/p>\n<h3>5. Kombinasikan Terong dengan Sambal<\/h3>\n<p>Masukkan terong yang telah digoreng ke dalam tumisan sambal. Aduk hingga terong terbalut rata dengan bumbu. Terakhir, tambahkan air jeruk nipis dan aduk lagi hingga rata.<\/p>\n<h3>6. Penyajian<\/h3>\n<p>Angkat dan sajikan balado terong dalam piring saji. Hidangan ini cocok disajikan dengan nasi putih hangat dan lauk lainnya seperti ayam goreng atau ikan bakar.<\/p>\n<h2>Tips dan Trik Agar Balado Terong Lebih Sempurna<\/h2>\n<ul>\n<li><strong>Pemilihan Terong:<\/strong> Gunakan terong ungu yang masih segar dan keras. Hindari terong yang sudah lembek atau berubah warna.<\/li>\n<li><strong>Pengaturan Pedas:<\/strong> Sesuaikan jumlah cabai rawit sesuai tingkat kepedasan yang diinginkan. Untuk rasa yang lebih pedas, tambahkan lebih banyak cabai rawit.<\/li>\n<li><strong>Tekstur Sambal:<\/strong> Jika ingin tekstur sambal lebih kasar, ulek bumbu dengan tangan daripada menggunakan blender.<\/li>\n<li><strong>Mengurangi Pahit:<\/strong> Proses pensaltingan terong adalah kunci untuk mengurangi rasa pahit dan membuat teksturnya lebih lembut setelah digoreng.<\/li>\n<li><strong>Tetap Segar:<\/strong> Menambahkan air jeruk nipis segar di akhir memasak membantu menyeimbangkan rasa dan menambah aroma segar pada hidangan.<\/li>\n<\/ul>\n<h2>Kesimpulan<\/h2>\n<p>Balado terong adalah hidangan sederhana tetapi sangat lezat yang bisa Anda buat di<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kelezatan Resep Balado Terong: Tips dan Trik Membuatnya Lebih Sempurna Balado terong adalah salah satu hidangan khas Indonesia yang kaya akan rasa. Kombinasi antara terong yang digoreng dan sambal balado yang pedas memberikan sensasi rasa yang unik dan lezat. Hidangan ini tidak hanya disukai di Sumatera Barat, asal sambal balado, tetapi juga di seluruh nusantara.<span class=\"post-excerpt-end\">&hellip;<\/span><\/p>\n<p class=\"more-link\"><a href=\"https:\/\/sambelsetanhajinawi.id\/update\/kelezatan-resep-balado-terong-tips-dan-trik-membuatnya-lebih-sempurna\/\" class=\"themebutton\">Read More<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[233],"class_list":["post-929","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-artikel","tag-resep-balado-terong"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/sambelsetanhajinawi.id\/update\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/929","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/sambelsetanhajinawi.id\/update\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/sambelsetanhajinawi.id\/update\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sambelsetanhajinawi.id\/update\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sambelsetanhajinawi.id\/update\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=929"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/sambelsetanhajinawi.id\/update\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/929\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":931,"href":"https:\/\/sambelsetanhajinawi.id\/update\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/929\/revisions\/931"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/sambelsetanhajinawi.id\/update\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=929"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/sambelsetanhajinawi.id\/update\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=929"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/sambelsetanhajinawi.id\/update\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=929"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}